Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Manfaat Susu Kuda Liar Bagi Kesehatan

Susu kuda liar yang paling terkenal di Indonesia berasal dari kuda-kuda liar di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. 

Itu sebabnya bagi masyarakat Timur Indonesia, mengonsumsi susu kuda liar bukan lagi barang baru. Berikut ini beragam manfaat susu kuda liar yang harus Anda ketahui.

Susu kuda sudah mulai dikonsumsi sebagai pengganti susu sapi sebab susu kuda liar juga tidak kalah sehat dibandingkan dengan susu sapi.

LIHAT JUGA : CARA MENGATASI RAMBUT RONTOK

Lalu apa saja manfaat susu kuda liar bagi kesehatan? Simak artikel ini untuk cari tahu lebih lanjut.

1. Kandungan gizinya sama dengan ASI

Susu kuda liar adalah susu hewan yang memiliki nilai gizi paling mirip dengan ASI manusia. 

ASI diketahui mengandung sederet vitamin dan mineral penting bagi tubuh bayi, mulai dari protein (whey dan kasein), asam lemak (omega-3 dan omega-6), karnitin, vitamin (A, C, D, E, dan K; serta riboflavin, niasin, dan asam panthothenic), hingga karbohidrat.

Bahkan banyak rumah sakit bersalin di Perancis yang menggunakan susu kuda sebagai pengganti ASI untuk meningkatkan kekuatan dan kekebalan bagi bayi baru lahir, terutama yang lahir prematur.

Namun, penggunaan susu kuda sebagai pengganti ASI ini mulai mengalami pengurangan setelah perang dunia kedua selesai.
 

2. Cocok untuk orang-orang yang alergi susu sapi atau intoleransi laktosa

Susu kuda liar mengandung protein kasein yang lebih sedikit dibanding dengan susu sapi. 

Kandungan kasein yang lebih sedikit ini membuat susu kuda liar mudah dicerna dibanding dengan susu sapi. 

Inilah yang menjadi alasan kenapa susu kuda liar bisa dikonsumsi untuk anak-anak dan orang dewasa yang kesulitan mencerna susu sapi (intoleransi laktosa) maupun yang alergi susu sapi.

3. Melancarkan pencernaan

Susu kuda liar telah lama dipercaya sebagai obat alami untuk membantu menyembuhkan beragam masalah pencernaan akibat jajahan bakteri jahat di usus dan lain lain. 

Hal ini dikarenakan susu kuda liar memiliki kandugan lysozyme dan lactoferrin yang bisa membatasi dan menahan pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan di usus.

BACA JUGA : 
lysozyme adalah enzim yang bertindak sebagai agen antimikroba. 

Sedangkan laktoferrin adalah zat yang memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan antiperadangan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. 

Nah, kandungan tersebutlah yang membuat susu kuda liar bisa bertindak sebagai probiotik karena dapat mempromosikan pertumbuhan bakteri baik, seperti lactobacillus plantarum dan lactobacillus salivarius.

4. Perawatan kecantikan

Sama seperti susu kambing, salah satu manfaat susu kuda liar adalah untuk perawatan kulit. 

Hal ini dikarenakan susu kuda liar memiliki khasiat sebagai pelembap alami yang bisa membantu meregenerasi kulit dan memperlambat penuaan dini karena kandung kandungan laktoferrin di dalamnya.
 
Susu kuda juga bermanfaat untuk merawat dan mencegah kulit berjerawat karena komponen anti bakteri yang terkandung di dalamnya. 

Beberapa penelitian juga mengungkapkan jika kuda liar mampu membantu penyembuhan beberapa masalah kulit seperti eczema, psoriasis, atau neurodermatitis.

5. Rendah kalori

Diketahui dalam tiap 100 gram susu kuda liar menghasilkan 44 kalori yang lebih sedikit ketimbang susu sapi yang sebesar 64 kalori. 

Hal ini membuat orang yang sering minum susu kuda tidak cepat gemuk. 

Selain itu, kandungan lemak tak jenuh tunggal yang dikandungnya berkontribusi untuk mengurangi kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh sehingga baik untuk mengontrol kolestrol.

6. Membangun massa otot

Selain itu komposisi susu kuda liar yang menonjolkan ialah kandungan protein yang lebih tinggi dari pada susu sapi, yang salah satu fungsi dari protein itu sendiri ialah membangun massa otot, tetapi pada saat yang sama dapat mengurangi lemak tubuh sehingga tubuh anda akan terlihat padat.
 
Itulah beberapa manfaat dari susu kuda liar yang tentunya sangat bermanfaat untuk tubuh dan dapat menjadi alternatif pengganti susu sapi.

Posting Komentar untuk "6 Manfaat Susu Kuda Liar Bagi Kesehatan"